Senin, 03 Juni 2013



1.1 LATAR BELAKANG

Singapura adalah sebuah negara kecil ditinjau dari ukuran geografi serta sumber daya alamnya. Negara yang usianya relatif baru ini berada di tengah negara-negara tetangga yang penduduknya mayoritas etnis Melayu dan yang jauh lebih besar ukuran geografis, penduduk, dan sumber daya alamnya. Apalagi negara-kota ini mayoritas penduduknya adalah etnis Cina, yang membuat Singapura senantiasa merasa berada di tengah kawasan yang tidak menentu. Kondisi inilah yang ikut menentukan pertumbuhan ekonomi Singapura. Lebih jauh, kondisi perekonomian Singapura tidak dapat dilepaskan dari pertimbangan para pengambil keputusan terhadap kesatuan wilayah, stabilitas politik domestik, dan pertahanan nasionalnya. Kesatuan Wilayah juga menjadi persoalan paling mendasar para pemimpun Singapura, yang di dominasi oleh People Action Party (PAP)

Meskipun Singapura merupakan anggota ASEAN, namun ia juga sangat dekat dengan AS. Di dalam East Asia Summit (EAS), posisi Singapura juga jelas masih konsisten ingin Amerika Serikat turut serta dalam menentukan masa depan Asia Timur. Intinya, Singapura berpendirian EAS perlu inklusif dan melibatkan Amerika. Dalam perkembangan keadaan internasional yang menempatkan AS makin kuat bersaing dengan China sebagai kekuatan yang makin menonjol, belum jelas bagaimana sikap Singapura yang bagian terbesar rakyatnya adalah etnik China. Namun bahwa Singapura adalah sekutu dekat dengan AS, juga dalam strategi pertahanan, adalah kenyataan.

SISTEM EKONOMI LIBERAL
Kelompok 31. Arsety Ambar Suryani (07)2. Imroatut Taslimah (15)3. Islakhu Lukluil Machnunah (16)4. Nuril Indah Permata (25)5. Musa Maulana (LUPA)6. Triyan Peyek (LUPA)
Pengertian Sistem Ekonomi Liberal Sistem ekonomi liberal / pasar adalah suatusistem ekonomi dimana seluruh kegiatan ekonomi mulaidari produksi, distribusi dan konsumsi diserahkansepenuhnya kepada mekanisme pasar. Sistem ekonomi ini menghendaki adanyakebebasan individu dalam melakukan kegiatanekonomi. Artinya, setiap individu diakui keberadaanyadan mereka bebas bersaing.
Ciri-Ciri Sistem Ekonomi Liberal1. Menerapkan sistem persaingan bebas2. Adanya pengakuan terhadap hak individu3. Setiap individu bebas memiliki barang dan alat-alat produksi4. Kedaulatan konsumen dan kebebasan dalam konsumsi5. Motif mencari laba terpusat pada kepentingan sendiri6. Peranan modal sangat penting7. Peranan pemerintah dibatasi
Kelebihan Dan Kelemahan Sistem Ekonomi Liberal Keuntungan: • Menumbuhkan inisiatif dan kreasi masyarakat dalam mengatur kegiatan ekonomi, karena masyarakat tidak perlu lagi menunggu perintah/komando dari pemerintah. • Setiap individu bebas memiliki untuk sumber-sumber daya produksi, yang nantinya akan mendorong partisipasi masyarakat dalam perekonomian. • Timbul persaingan semangat untuk maju dari masyarakat. • Menghasilkan barang-barang bermutu tinggi, karena adanya persaingan semangat antar masyarakat. • Efisiensi dan efektivitas tinggi, karena setiap tindakan ekonomi didasarkan motif mencari keuntungan.
Kelemahan:• Terjadinya persaingan bebas yang tidak sehat bilamana birokratnya korup.• Masyarakat yang kaya semakin kaya, yang miskin semakin miskin.• Banyak terjadinya monopoli masyarakat.• Banyak terjadinya gejolak dalam perekonomian karena kesalahan alokasi sumber daya oleh individu.• Pemerataan pendapatan sulit dilakukan karena persaingan bebas tersebut.
Institusi-Institusi Dalam Ekonomi Liberal KapitalisAda lima institusi pokok yangmembangun sitem ekonomi liberalkapitalis, yakni :a. Hak kepemilikanb. Keuntunganc. Konsumerismed. Kompetisie. Harga
Sejarah & Perkembangan1. Sistem liberal kapitalis awal/klasik Sistem ekonomi liberal kapitalis klasik berlangsung sekitar abad ke-XVII sampai menjelang abad ke-XX, dimana individu/swasta mempunyai kebebasan penguasaan sumber daya maupun pengusaan ekonomi dengan tanpa adanya campur tangan pemerintah untuk mencapai kepentingan individu tersebut, sehingga mengakibatkan munculnya berbagai ekses negatif diantaranya eksploitasi buruh dan penguasaan kekuatan ekonomi. Untuk masa sekarang, sitem liberal kapitalis awal/klasik telah ditinggalkan.
2. Sistem liberal kapitalis modern Sistem ekonomi liberal kapitalis modernadalah sistem ekonomi liberal kapitalis yang telahdisempurnakan. Beberapa unsur penyempurnaanyang paling mencolok adalah diterimanya peranpemerintah dalam pengelolaan perekonomian.Pentingnya peranan pemerintah dalam hal iniadalah sebagai pengawas jalannya perekonomian
Negara-Negara Penganut Ekonomi Liberal • Amerika Negara-negara yang menganut paham liberal di benua Amerika adalah Amerika Serikat, Argentina, Bolivia, Brasil, Chili, Kuba, Kolombia, Ekuador, Honduras, Kanada, Meksiko, Nikaragua, Panama, Paraguay, Peru, Uruguay, dan Venezuela. Sekarang ini, kurang lebih liberalisme juga dianut oleh negara Aruba, Bahamas, Republik Dominika, Greenland, Grenada, Kosta Rika, Puerto Riko, dan Suriname. • Amerika Serikat Sebagai penekanan atas kebebasan individu yang selanjutnya dilanjutkan oleh Presiden John F Kennedy dengan pembangunan Patung Liberty
• Amerika Serikat Sebagai penekanan atas kebebasanindividu yang selanjutnya dilanjutkan olehPresiden John F Kennedy denganpembangunan Patung Liberty (1964)sebagai simbol kebebasan individu untukhidup.
• Eropa Negara-negara penganut paham liberal yakni diantaranyaadalah Albania, Armenia, Austria, Belgia, Bulgaria, Kroasia, Cyprus,Republik Cekoslovakia, Denmark, Estonia, Finlandia, Perancis,Jerman, Yunani, Hungaria, Islandia, Italia, Latvia, Lithuania,Luxembourg, Macedonia, Moldova, Netherlands, Norwegia, Polandia,Portugal, Romania, Rusia, Serbia Montenegro, Slovakia, Slovenia,Spanyol, Swedia, Switzerland, Ukraina dan United Kingdom.• Asia Negara-negara yang menganut paham liberal di Asia antaralain adalah Indonesia, India, Iran, Israel, Jepang, Korea Selatan,Filipina, Taiwan, Thailand dan Turki. Saat ini banyak negara-negara diAsia yang mulai berpaham liberal, antara lain adalah Myanmar,Kamboja, Hong Kong, Malaysia dan Singapura.
• Kepulauan Oceania Negara yang menganut paham liberal dikepulauan Oceania adalah Australia dan Selandia Baru• Afrika Sistem ekonomi liberal terbilang masih baru diAfrika. Pada dasarnya, liberalisme hanya dianut olehmereka yang tinggal di Mesir, Senegal dan AfrikaSelatan. Sekarang ini, kurang lebih liberalisme sudahdipahami oleh negara Aljazair, Angola, Benin, BurkinaFaso, Mantol Verde, Côte DIvoire, Equatorial Guinea,Gambia, Ghana, Kenya, Malawi, Maroko, Mozambik,Seychelles, Tanzania, Tunisia, Zambia dan Zimbabwe.

0 komentar:

Posting Komentar